Powered by Blogger.

Wednesday, 3 November 2010

Plus minus All New Honda Freed


Pada bentang lintasan sepanjang 5.438 meter dengan lebar sekira 30 meter Jembatan Nasional Suramadu, varian baru besutan Honda mengantarkan Bisnis dari Surabaya ke tepian Pulau Madura, Bangkalan.

PT Hond Prospect Motor (HPM) memilih Surabaya sebagai ajang Test Drive 2010 untuk kali pertama pada varian All New Freed ini ditujukan untuk menopang salah satu main dealer penting dan menjadi ujung tombak penjualan Honda.

Jonfis menyebutkan Honda Surabaya Center menjadi penyumbang kedua tertinggi dari lima wilayah penjualan HPM.Marketing and After Sales Director PT HPM Jonfis Fandy mengatakan, cerita test drive mengitari jembatan antar pulau dimulai. Sebelum perjalanan mengarah masuk ke Suramadu yang berada di ujung utara Surabaya,rombongan peserta test drive terlebih dahulu mengitari sejumlah jalan protokol di Surabaya.Dengan panduan deretan konvoi aparat kepolisian tentunya.

Pada dasarnya, HPM ingin memamerkan varian barunya All New Freed agar semakin terlihat pada khalayak Surabaya. Pada jalanan yang macet saat siang menyengat, mobil dengan tambahan spoiler belakang dan rombakan pada desain spion ini memamerkan ke canggihannya. Melaju cepat saat mengitari putar balik jalur.

Selain itu, pihak penyelenggara Test Drive Honda All New Freed juga ingin memberi kenyataan kenyamanan pada pengendara dan penumpang. Saat kendaraan dipacu kencang sematan mesin 1,5L SOHC 4 silinder 16 katup i-VTEC dengan DBW dan torque boost resonator ini menghentak. Sungguh, mesin yang ideal bagi mobil berpredikat multi purpose vehicle (MPV) tujuh penumpang.

Setelah mengamati Freed, beberapa tampilan eksterior masih terasa kurang dengan tidak adanya fog lamp di bagian depan. Selain itu, pada bagian depan, pandangan mata pengemudi dan penumpang depan akan terasa sedikit terhalang dengan desain dashboard yang bertingkat. Hal ini disebabkan oleh posisi mengemudi Freed yang sedikit mundur dan ‘tenggelam’.

Desain dashboard ini juga mengurangi nilai ergonomis pengemudi dalam meraih fitur interior dan fitur entertainment yang ada. Dan yang paling disayang kan, masih belum tersedia audio switch di steering wheel Honda Freed seperti kebanyakan mobil modern saat ini.

Masih konvensional Catatan penting juga diberikan pada fitur interior yang terbilang konvensional. Tombol pengaturan AC terlihat kurang elegan plus material interiornya yang terlihat tidak sekelas dengan line up Honda yang ada. Serta perangkat entertainment seperti audio dan video yang sepertinya kurang perhatian.

Kriteria pada bangku baris ketiga pada MPV ini memang dibedakan dengan memiliki dua fungsi, selain sebagai tempat duduk juga disulap sebagai bagasi dengan daya tampung kargo 672 liter.

Ilustrasinya, bagasi ini muat empat tas golf berukuran besar dalam keadaan berdiri. Bukaan pintu bagasi terbilang tinggi, 1.850 milimeter.Mobil yang ditunjang dengan transmisi otomatis 5 percepatan otomatis ini tak banyak mengalami masalah pada
kecepatan tinggi bertangan Suramadu.

Diklaim, tenaga sebesar 118 PS pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 146 Nm pada 4.800 rpm tersentak hinggamenying kat waktu tempuh menjadi kurang dari 10 menit. Biasanya, jembatan ini ditempuh dengan kisaran waktu 15 hingga 25 menit pada kondisi normal.Sesampainya di Bangkalan, Pulau Madura, konvoi ini langsung memutar kembali menuju Surabaya dengan kenikmatan perubahan New Freed dilakukan Honda pada beberapa fitur yang kini bisa dikendalikan secara otomatis.

Tidak ketinggalan kaca spion bisa melipat secara otomatis (power retractable) dan dilengkapi lampu sein (side tuning signal). Satu hal yang tetap mengesankan dengan desain walk trough cabin dan kursi King & Queen Seat.

Saat melintas dengan All New Freed,lupa rasanya bahwa saat itu rombongan berada di tengah laut, di bawah terik matahari dengan empasan hawa panas yang teratasi saat AC pendingin dinyalakan.Fitur AC yang berada di tengah dashboard kini bisa diatur dengan satu tombol saja. Meski masih menggunakan single blower, udara dalam kabin cepat sejuk.

Bisnis sempat merasakan menjadi penumpang, pada varian terbaru ini kabin bagian belakangnya dilengkapi tempat untuk menggantung tas kecil (convenient hook), kantong untuk menaruh buku dan sejenisnya, pegangan tangan (grab rail) untuk bangku baris kedua dan ketiga, dan banyak tempat menaruh botol minuman (drink holder).

Rudy Surjanto Direktur Honda Surabaya Center mengatakan, tambahan berbagai fitur yang menunjang kenyaman an berkendara ini tak lantas membuat harga New Honda Freed di atas kendaraan di kelasnya, Rp258,50 juta.

Sumber : Bisnis Indonesia

0 comments:

Post a Comment

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP