Powered by Blogger.

Monday, 30 August 2010

BMW X1 SDRIVE 20D


Dengan tenaga yang lebih besar, konsumsi lebih irit dibanding tipe bensin Aiihh... saya benar-benar dibuat kaget oleh hentakan tenaga yang dikeluarkan sport activity vehicle (SAV) terbaru BMW X1 sDrive 20d.

Lesatan mobil bermesin diesel ini membuat saya harus berhati-hati. Padahal pedal gas belum seberapa diinjak.Ketika ditawari menjajal BMW X1 versi diesel  ini, banyak pertanyaan yang menggelayut di kepala saya. Kenapa pula BMW mau memasukkan mobil bermesin diesel? Bukankah di Indonesia diesel masih dianggap berisik dan boros? Belum lagi kualitas solar yang dinilai jelek.

Jawaban pertama langsung saya dapatkan.“Dari tadi mesin sudah hidup lo, tapi enggak bau (solar), kan?” kata Roberto Sumabrata, mantan wartawan yang kini jadi Corporate Communication BMW Indonesia. Saya baru sadar bahwa sedari tadi mesin BMW X1 sudah dihidupkan oleh Roberto. Padahal kami cukup lama berdiri di bagian belakang SAV ini sembari memeriksa kelengkapan mobil.

“Era diesel tua telah berakhir,kini eranya diesel premium modern. BMW menghadirkan tren clean diesel di Indonesia. Mengemudi BMW diesel gabungan fun,smooth, clean, and cool,”kata Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMW Indonesia. Hmmm... pernyataan yang menarik Dari sisi tongkrongan,BMW X1 masih kental dengan aroma sporty, namun dengan keunikan sendiri. Bodinya lebih tinggi dibanding sedan, tapi tak sejangkung  SUV. 


Kabinnya simpel meski dipasangi berbagai fitur dan sistem hiburan nan lengkap. Menghidupkan mesin cukup dengan tombol start/stop engine.Bangku juga sudah dilengkapi dengan pengatur elektronik untuk mendapatkan posisi yang pas dengan tubuh.Yang paling mengesankan saya,ya jelas, performa yang ditawarkan BMW X1 sDrive 20d.Memang mesinnya hanya berkapasitas 1.995 cc, sama dengan tipe
bensin (BMW X1 sDrive 18i). Tapi urusan performa, versi diesel jauh lebih jago.


Semburan daya mesin dieselnya bisa mencapai 177 hp pada 4.000 rpm, sedangkan versi bensin berdaya puncak 150 hp pada 6.400 rpm. Dapur pacu model diesel ini disebut-sebut mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 8,3 detik (2,1 detik lebih cepat dari model bensin) dengan kecepatan maksimum pada 205 km/jam.“Pakai ini diajak adu cepat dengan Seri-5 juga berani,” kata Roberto.

Klaim Roberto saya buktikan saat menjajal mobil ini di ruas tol Serpong-Bintaro. Saya merasakan benar tarikan tenaganya. Dengan torsi yang mencapai 350 Newton meter pada 1.750-3.000rpm—sekitar 150 Nm lebih besar daripada tipe bensin yang didapat pada 3.600 rpm. Alhasil, jarum speedometer dengan cepat bergerak naik ke angka di atas 100 km/jam.


Suara dan getaran mesin diesel memang lebih terasa dibanding bensin.Tapi  cobalah mobil dengan transmisi 6 percepatan Steptronic dari kecepatan rendah dan tiba-tiba menginjak pedal gas dengan cepat. Dijamin, mesin yang ditambahi teknologi turbocharger with variable intake geometry ini akan membuat Anda  merasa seperti melesat ke depan sementara badan terpaku di bangku.

Pengendalian di tikungan terasa cukup nyaman. Ayunan bodi juga tak terlalu  terasa.Yang kurang nyaman adalah jika bertemu dengan jalanan yang berkontur kasar. Suspensinya terasa sedikit keras. Berbeda jauh jika melaju di jalanan  yang mulus, sangat nyaman.

Soal konsumsi bensin? Ternyata, selain menawarkan tenaga yang besar, rasio kebutuhan solar BMW X1 juga lebih irit dibandingkan dengan model bensinnya. Tipe diesel diklaim mengkonsumsi 1 liter untuk 16,4 km, sedangkan mesin  bensinnya 1 liter untuk 12 km.Untuk saat ini, harga versi diesel sedikit lebih  tinggi, yaitu Rp 688 juta, dibanding versi bensin, yang dihargai Rp 598 juta.  Keduanya dalam kondisi off the road Jakarta.

Tapi jangan salah, Helena Abidin, Corporate Communication Director BMW Indonesia,mengamengatakan pihaknya terpaksa membuat waiting list untuk para konsumen X1.“Harus inden tiga-empat bulan dulu. Permintaan model ini memang  cukup tinggi di seluruh dunia,”katanya. Jadi, mobil diesel rasanya tak lagi  soal berisik atau boros. Mengutip Ramesh, BMW X1 sDrive 20d, gabungan fun, smooth,clean, and cool

Sumber : Koran Tempo

0 comments:

Post a Comment

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP