Powered by Blogger.

Monday, 5 April 2010

Chevrolet Cruze


Interior
PT General Motors AutoWorld Indonesia (GMAI) resmi memasarkan produk andalannya,Chevrolet Cruze,di Indonesia pekan lalu.Mobil ini langsung didapuk sebagai andalan baru Chevrolet di Indonesia.“Kami optimistis penjualan bisa mencapai 25-30
unit per bulan,”kata Mukiat Sutikno,Managing Director GMAI.Menurut Mukiat,Cruze memiliki modal penting untuk menjadi idola baru sedan kelas menengah di Indonesia.

Misalnya dari sisi desain yang lebih mewah dan fitur keselamatan berupa lapisan pembelok peluru di seluruh kaca Cruze.“Kaca dengan lapisan pembelok peluru ini menjadi fitur standar pabrikan,”ujar Mukiat.Meski masuk kategori sedan menengah,Cruze sebenarnya lebih tepat menyandang gelar sedan premium.

Ini bisa dilihat dari bodi bongsor Cruze yang lebih besar dibanding sedan sekelasnya.Dari sisi penampilan,Cruze tak kalah garang dengan gaya sport khas sedan-sedan keluaran Chevrolet.Maklum,mobil ini sudah menjadi ikon Chevrolet di ajang World Touring Car Championship (WTCC) sejak 2009.


Aroma sport sudah tercium dari desain khas Chevy pada engine hood,gaya dual port pada grill depan yang dipisahkan palang sewarna bodi.Di tengahnya tersemat logo Chevrolet.Lampu depan dibuat meruncing ke arah fender, wheel arc yang besar,dan
dua buah bulatan pada rear combination lamp yang menyatu dengan bagasi makin menegaskan tampilan terbaru Chevrolet.Mobil ini ditopang velg 16 inci alloy wheel yang dibalut ban berukuran 205/60 R16.

Di bagian interior,Cruze lebih  eye catching dengan kombinasi dua warna (two tone).Bagian dasbor dan trim pintu dilapis kulit berwarna merah bata (untuk tipe otomatis AT) dan  mesh fabric biru sonic (untuk tipe MT).Lingkar kemudinya dilapisi kulit berwarna hitam dan akses perak dengan logo emas Chevrolet di tengah kemudi.Susunan audi yang terpusat di tengah dasbor sudah dilengkapi dengan CD changer pada panel tengah cukup nyaman dijangkau tangan pengemudi.

Adapun panel cluster meter pengemudi dibuat dengan model tiga lingkaran bercincin krom.Sistem pencahayaan  cluster meter berwarna biru,mirip seperti yang terdapat pada Chevrolet Camaro.Sebagai sedan yang lahir dari trah balap WTCC,Cruze menggendong mesin berkapasitas 1.8 liter konfigurasi empat silinder segaris dengan varian transmisi manual dan otomatis. Cruze menjadi mobil pertama di kelasnya yang mesinnya dilengkapi dengan double continuous variable cam phaser (DCVCP) sehingga membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien,meningkatkan tenaga dan torsi,serta  emisi gas buang lebih rendah. Mesin tipe FIG3 DOHC 16  valve dengan electronic throttle control ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 141 ps pada 6.200 rpm dan torsi 176 Nm pada 3.800 rpm.

Cruze juga tercatat sebagai sedan pertama di Indonesia di kelasnya yang memasang sistem enam percepatan otomatis.Nilai lebih dari sedan ini yang layak dipertimbangkan adalah adanya fitur cruise control yang terpasang pada kemudi (tipe otomatis).Fitur ini berfungsi untuk mengatur laju kendaraan secara konstan tanpa perlu menginjak pedal gas.

Sementara itu,Manajer Produk dan Pengembangan Bisnis GMAI Harry Yanto menjelaskan bahwa Cruze,selain dilengkapi lapisan pembelok peluru di seluruh kacanya,diperkuat dengan berbagai fitur keselamatan.Antara lain kantong udara,sabuk pengaman di kursi depan dan belakang,serta pengunci boks bayi,dan sistem penguncian pintu terpusat (central door locks).“Pintu juga bakal otomatis terkunci jika kendaraan melaju melebihi kecepatan 20 kilometer per jam,”ujar Harry.

Cruze juga mengaplikasikan fitur keamanan pada sisi pintunya dengan anti benturan.Fitur keselamatan mengemudi juga diperhatikan dengan memasang sensor penjaga stabilitas (electronic stability program).Sensor elektronik ini akan membaca dan memperbaiki posisi jika terjadi kondisi  oversteering atau understeering dan mengembalikan posisi roda pada kondisi yang benar.Sistem kontrol traksi ban (traction control) pada Cruze akan meminimalkan potensi slip saat berada di jalan licin.

Kaca Pembelok Peluru
Munculnya Chevrolet Cruze ini bisa dikatakan sebagai revolusi sedan kelas menengah dengan keamanan yang lebih baik dibanding kompetitor. Itu bisa dilihat dari lapisan pembelok peluru (bullet resistance) pada seluruh kacanya. Manajer Produk dan Pengembangan Bisnis GM Indonesia Harry Yanto mengatakan, kaca antipeluru ini menjadi fitur keamanan standar langsung dari pabrikan. “Ini pertama kalinya sedan kelas menengah di Indonesia yang kacanya dilengkapi lapisan antipeluru,” ujar Harry.

Menurut Harry, pabrikan Chevrolet sudah melakukan uji coba pada lapisan tambahan pada kaca Cruze tersebut dan efektif bisa meredam serta membelokkan arah peluru yang ditembakkan dari jarak sekitar 7 meter. Pelapis kaca itu juga cukup kuat menahan gelombang dampak ledakan dari bom pada jarak tertentu dan bisa mencegah kaca pecah berhamburan jika terkena hantaman benda tumpul. Menariknya, pengemudi dan penumpangnya bisa dengan mudah memecahkan kaca dari dalam mobil ketika terjadi keadaan darurat. Meski menjadi pelindung yang cukup kuat, lapisan pembelok itu tak akan mengganggu kondisi visual pengendara karena profil warnanya transparan dan sangat jelas. Pelindung kaca pembelok peluru ini memiliki ketebalan 8 milimeter dan diaplikasikan bersama kaca film solar control dari Perfections, yang mempunyai keunggulan menolak panas menembus ruang kabin Chevrolet Cruze hingga 99.0 persen IR Rejection dan 99.9 persen UV Control.

Harry menegaskan, lapisan pembelok peluru pada kaca Cruze tidaklah sekuat lapisan antipeluru (bullet proof) yang memiliki spesifikasi lebih kuat dan tebal. “Tingkat keamanan di Indonesia masih cukup baik dan dengan lapisan pembelok peluru ini saja kami rasanya sudah cukup meyakinkan pengguna tentang keamanan Cruze,” kata Harry.


Sumber : Koran tempo 27 maret 2010

0 comments:

Post a Comment

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP