Powered by Blogger.

Thursday, 9 July 2009

Honda Freed

Sayang,kesempatan menikmati Honda Freed tidak dapat kami lakukan berlama-lama. Namun tentu saja, waktu ini tidak di sia-siakan untuk merasakan langsung MPV yang tengah menjadi pembicaraan hangat masyarakat Indonesia. Secara, tampilannya terlihat seperti Honda Jazz yang diperbesar. Kesan ini tidaklah salah.
Karena memang Freed mengambil basis dari Honda Jazz.Tampilan mukanya sangat landai dan lampu depan memanjang ke belakang di atas ban depan. Sementara lampu belakang menonjol seperti huruf M.

Yang menjadi fitur unggulan dari Honda Freed adalah adanya pintu geser elektrik pada kedua sisi. Cukup tarik hendel pintu dan biarkan pintu membuka sendiri tanpa harus ditarik. Pintu dapat dibuka dari panel samping depan dekat lingkar kemudi dan juga dari remote control. Tidak perlu khawatir putra-putri
Anda akan terjepit karena pintu elektris ini memiliki sensor yang akan membuka kembali bila ada objek yang meghalangi gerakannya. Kurang lebih sama seperti pintu lift.Dari segi interior bisa dilihat pada dasbor yang unik untuk menaruh barang-barang. Sementara interior model open cafe memudahkan penumpang bergerak dari kursi depan ke kursi belakang tanpa kesulitan berarti.

Baiklah, kami rasa untuk sementara cukup membicarakan mobil ini . Karena tentu Anda pun ingin tahu bagaimana pengalaman First Drive kami.Duduk sebagai pengemudi jelas yang pertama kali dirasakan adalah luasnya kabin Freed. Kaca yang besar membuat pandangan sangat luas dan pilar A yang tipis juga membantu mengurangi blind spot arah depan samping.

Atap yang tinggi dan lantai yang rata membantu membuat kesan kabin lapang. Posisi duduk cukup nyaman,apalagi ditambah dengan armrest,namun bagi pengemudi yang tinggi, rasanya lingkar kemudi kurang tinggi, sehingga terasa kurang nyaman. Disayangkan pengaturan lingkar kemudi tidak bisa telescopic,hanya bisa diatur ke atas dan bawah saja.

Kemudi yang ringan, sangat nyaman ketika digunakan untuk parkir. Walau menurut klaim,Freed memiliki keunggulan kemudi sensitif, yakni ringan ketika sedang mengemudi pelan dan berat ketika kecepatan meningkat. Unfortunately, kami belum dapat merasakan fitur tersebut karena perjalanan kami di Bali dihalangi kepadatan lalu lintas.

Posisi tuas yang berada di konsol tengah samping lingkar kemudi mudah dijangkau. Pindahkan posisi ke D, and off we go.Perpindahan gear sangat halus.Namun ada sedikit catatan, bila Anda ingin berakselerasi dengan Freed, lakukan dengan sabar,dalam arti transmisi 5 A/T-nya tidak merespons dengan cepat bila dilakukan kickdown.Suspensi Honda Freed cukup mampu meredam dengan baik jalanan yang tidak rata walau masih terasa getaran pada kemudi. Untuk pengalaman dalam kecepatan tinggi perlu kami uji lagi. Dengan dimensi yang tidak terlampau besar, Freed mampu meliuk di kepadatan jalan-jalan di pulau Bali.

0 comments:

Post a Comment

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP