Powered by Blogger.

Sunday, 14 June 2009

Panduan membeli mobil bekas Kijang Inova Diesel

TOYOTA Kijang Innova Diesel lahir bersamaan dengan varian bensin di tahun 2004. Model ini dijadikan alternatif bagi penggemar Kijang yang fanatik dengan mobil diesel.
Ini dikarenakan mobil diesel dikenal irit can torsi kuat.

Desain dari generasi kelima
Kijang ini telah berubah total.Bodi luarnya terlihat lebih membulat dan cantik ketimbang Kijang Kapsul. Suspensinya pun telah berubah. Sistem lengan torsi di depan dan per daun di belakang telah diganti per keong di keempat roda. Mobil pun jadi lebih nyaman saat dikendarai.
Hal yang sama terlihat pada bagian dalam. Dasbor terlihat lebih modern dengan imbuhan kelir two tone. AC double blower sudah tidak sebesar pendahulunya. Begitu juga mekanisme pelipatan bangku belakang yang sudah dilipat ke samping ala Land Cruiser.

Kijang Innova Diesel sudah mengusung teknologi canggih pada mesinnya. Bahkan untuk mobil diesel di masa itu. Unit 2.494 cc berkode 2KD-FN ini sudah mengaplikasi sistem injeksi bbm langsung (D4-D) dengan imbuhan turbo. Alhasil ia mampu menelurkan tenaga
hingga 102 dk pada 3.600 rpm dan torsi 204 Nm pada 1.400-3.200 rpm. Untuk pilihan model, ia sama dengan varian bensin.

Sebagai generasi terakhir Kijang, Innova Diesel dikenal irit dengan kenyamanan berkendara yang memadai. Di samping itu, nama besar Toyota jadi penguat eksistensinya. Tak ayal, harga jual mobkasnya masih terbilang tinggi.

KEY STORY :
2004: Bulan Agustus 2004 Kijang Innova diesel hadir bersamaan dengan varian bensin. Terdiri tiga pilihan model, yaitu E, G dan V. Varian E sebagai model paling terjangkau hadir dengan beberapa pengurangan. Seperti tidak adanya foglamp depan. Pelek yang dipakai berbahan besi ukuran 14 inci dengan imbuhan dop. Cover spion, grit dan hendel pintu berwarna hitam. Di samping itu ia juga belum dilengkapi wiper belakang.Bagian dalam tipe E mirip dengan model di atasnya. Namun ada beberapa perbedaan. Seperti ia belum dilengkapi seatbelt untuk bangku baris ketiga dan blower AC belakang. Warna interior didominasi kelir abu-abu dan audio masih single DIN. Oh ya,tipe E hanya memiliki satu pilihan transmisi, yaitu manual.

Bagian luar tipe G sudah dilengkapi foglamp depan dan wiper belakang. Grilnya pun sudah sewarna bodi dan pelek alloy
15 inci jadi standar. Spion tipe G berpenggerak elektrik meski covernya masih hitam.

Di dalam, tipe G telah dilengkapi seatbelt bangku paling belakang dan kisi AC menjangkau seluruh baris bangku. Interior juga didominasi warna ivory dan audio telah double DIN. Untuk pilihan transmisi ia sama dengan tipe V, yaitu manual dan matik.

Bagian luar tipe V sama dengan G. Tapi seluruh hendel pintu dan cover spion berlapis krom. AC untuk model ini sudah climate control. Panel instrumennya juga menggunakan Optitron dan Kijang Innova V juga sudah dilengkapi Multi Information Display (MID). la juga memiliki model tambahan, yaitu V Xtra. Bedanya dari V standard ada pada seluruh bangku yang telah berlapis kulit dan captain seat di baris tengah. Setir dilengkapi pengatur audio dengan tambahan CD changer.

Januari 2007 produksi Kijang Innova Diesel sempat dihentikan. Alasannya lantaran mutu solar yang beredar tidak memenuhi syarat yang ditentukan Toyota.

2007: Kijang Innova Diesel kembali dilansir karena makin membaiknya mutu Solar yang dijual Pertamina. Model ini juga sudah lulus standard Euro2. Namun tidak banyak ubahan dilakukan. Hanya tipe E saat ini memiliki model baru, yaitu E double blower. Artinya seluruh baris bangku memiliki saluran AC sendiri. Spionnya pun telah elektrik.

Perlu Diperhatikan :
1.KAKI-KAKI DEPAN
UMUMNYA mobil bermesin diesel lebih berat ketimbang bensin. Apalagi bila ditambah transmisi matik.
Alhasil bobot yang harus digendong oleh kaki-kaki depan lebih besar. Padahal secara konstruksi tidak ada perbedaan dengan varian bensin. Belum lagi kondisi jalan dan karakter pengemudi makin mempersingkat usia pakainya. So, sebelum membeli perhatikan dengan seksama kondisi kaki-kaki terutama depan dari mobil ini.




2.KAMPAS REM DEPAN
BERTAMBAHNYA bobot mobil jelas berimbas pada bagian lain. Seperti kampas rem depan. Ini dikarenakan kinerjanya akan semakin berat saat melakukan pengereman.Apalagi jika pemilik lama malas memanfaatkan engine brake dan lebih mengandalkan kekuatan rem saat berhenti. Saat melakukan pengecekan kaki-kaki, rem depan mobil ini bisa ikut diperiksa.

3.FILTER SOLAR
MOBIL baru peminum Solar saat ini resiko rusaknya lebih kecil karena semakin baiknya mutu bahan bakar diesel ini. Namun
untuk mobil bekas bisa lain ceritanya.Nah, salah satu cara memastikan baik tidaknya kondisi mesin diesel adalah dengan melihat filter Solarnya. Ditandai dengan rajin tidaknya pemilik lama mengganti filter tersebut sesuai rekomendasi pabrik. jika ya, maka kemungkinan mesinnya bermasalah akan kecil.





Sumber : Auobild Edisi 115

1 comments:

Tommy 6 October 2011 06:04  

mantap ulasan nya, bisa untuk pembelajaran bagi saya untuk memperbaiki blog saya...
http://mymobiltips.blogspot.com

Post a Comment

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP