Powered by Blogger.

Friday, 29 May 2009

Panduan membeli mobil bekas Toyota kijang diesel

TIDAK mau kalah dengan Isuzu yang menguasai pasar minibus diesel, Toyota melansir jagoannya pada 1997 yaitu Kijang Kapsul Diesel. Saat itu pasar
mobil diesel memang cukup besar karena harga solar yang sangat murah dibanding bensin.

Meski memiliki teknologi yang lebih lawas dibanding Isuzu Panther, Kijang Diesel menggunakan mesin Toyota tipe 2L, sama seperti Hi-Ace Diesel yang sudah terbukti ketangguhannya. Diluar negeri mesin 2L ini memiliki banyak varian, salah satunya kenggunakan turbo, yaitu 2L-T.

Satu hal yang pasti, Toyota Kijang Kapsul Diesel termasuk mobil yang ampuh digunakan menerjang banjir Sebab mesin 2L masih menggunakan teknologi diesel konvensional yang praktis hampir tidak ada urusan elektrik untuk membuatnya tetap hidup.

KEY-HISTORI
1997-2000: Inilah perubahan terbesarToyota Kijang setelah 10 tahun Kijang Super rnenguasai pasar mobil Nasional. Pemunculan Kijang Kapsul ini benar-benar membuat heboh pasarmobil Indonesia, sebab bentuk Kijang sama sekali berubah.

2000-2002: Bersamaan dengan munculnya Kijang Kapsul EFI, di awal 2000, Kijang Diesel mengalami facelift Ubahan pada eksterior dan interior membuat
penampilannya semakin manis, meski dari sisi teknis tak ada perubahan pada Kijang Diesel.

2002-2004: Di pertengahan 2002, Kijang Kapsul termasuk versi dieselnya kembali mengalami facelift. Penyegaran ini merupakan yang terakhir kali sebelum berakhirnya generasi Kijang Kapsul dan diganti Innova pada 2004. Ubahan yang dilakukan ada di eksterior berupa penyegaran lampu depan dan belakang. Sementara di interior ada perubahan warna dari abu-abu menjadi beige.

Perlu dierhatikan :

1.Filter dan oli
SAMA dengan mobil bermesin diesel lainnya, filter perlu mendapat perhatian utama. Khususnya filter bahan bakar dan filter udara. Selain itu beri perhatian lebih pada oli mesin. Oli mesin yang sudah buruk bisa membuat panas mesin diesel. Jangan ragu-ragu untuk menggunakan oli yang bagus meski berharga lebih mahal.



2.Timing Belt
2Ltermasuk mesin yang pasti jebol jika timing belt sampai putus saat mesin hidup. Jadi jangan lupa mengganti timing belt set jika Kijang Diesel sudah di tangan Anda.

3.Engine Mounting
MESIN diesel 4 silinder pada Kijang Diesel ini memiliki getaran hebat. Dan engine mounting yang sering menjadi korbannya. Jika sudah ada gejala mesin bergetar sangat keras, kemungkinan engine mounting perlu diganti.






4.Kopling
TORSI mesin Kijang Diesel yang tinggi membuatnya jago menanjak. Namun hal ini menyebahkan kopling cepat aus. Solusinya ganti kopling satu set ketika mulai ada gejala selip.


Sumber : Autobild edisi 67

6 comments:

Anonymous,  15 February 2010 23:58  

apa beda varian LX,LSX dan LGX diesel nya?
katanya yang LX itu cuma 4 speed ya untuk diesel?

Anonymous,  4 May 2010 09:04  

Sedikit yg saya tau,Jika depannya L berarti Long, Kalo S berarti Short,kemudian urutan dari terendah (misal untuk Long) = LX, LSX, LGX

SX/LX : Short / Long Extra (standar) . gak ada AC, gak ada power window, gak ada power steering (kecuali tipe solar) , mesin kaburator (thn 97 - 2004). kursi belakang hadap kiri kanan, gak ada RPM di speedometer.

SSX/LSX : Short/Long Super Extra, AC Single blower, gak ada power window, central lock, electric mirror (thn 2000 - 2004), power steering, kursi belakang hadap depan (LSX). Mesin EFI (thn 2000 - 2004)

SGX/LGX : Short/Long Grand Extra, AC Double blower, power window, central lock, power steering, mesin EFI (thn 2000 - 2004, beda tipe dengan SSX/LSX), kursi hadap depan (LGX)

Krista : hanya berbeda interior dengan LGX.

tirtaharapankolamrenang 13 March 2013 19:56  

bagi yang baru punya mobil sebaiknya pakai yang solar apa bensin gan?

Anonymous,  30 May 2013 13:17  

Kalo menurut ane sih solar

Anonymous,  30 May 2013 13:18  

Solar aja menurut ane

Anonymous,  30 May 2013 13:20  

Krista ga cuman interior bro,tp jg body fibernya itu

Post a Comment

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP