Powered by Blogger.

Tuesday, 19 May 2009

Panduan membeli mobil bekas Hyundai Accent

Tahun 1990-an mobil asal Korea gencar menggempur pasar TanahAir. Salah satu pemainnya,yaitu Hyundai yang menggelindingkan Accent. Saat itu, sedan 1.500 cc ini disulap namanya menjadi Bimantara Cakra oleh PT Citramobil Nasional. Perlahan tapi pasti Cakra mulai mendapat tempat di hati konsumen Indonesia. Selain harga yang disodorkan relatif terjangkau, performanya cukup bisa diandalkan. Berbagai kejadian di Tanah Air membuat nama Bimantara Cakra dikembalikan ke prinsipalnya. Sehingga di penghujung 1998,Cakra muncul dengan emblem Hyundai Accent. Pemunculan keduanya ini langsung dilakukan Hyundai lewat tangan PT Hyundai Mobil Indonesia selaku ATPM-nya.
Untuk mesin, sejak era Cakra hingga New Accent relatif tak mengalami perubahan.Tetap meng usung 1.500 cc 4 silinder SOHC 12 katup yang menjadi andalan ditiap lansiran Accent.

KEY HISTORY
1996-1998: Dipilih sebagai salah satu proyek mobil Nasional, Hyundai Accent memakai baju Bimantara Cakra. Ciri yang melekat pada Cakra bisa terlihat pada lampu belakang
dengan sein berwarna oranye dan bumper depan minus foglamp. Mesin 1.500 cc 4 silinder segaris menggunakan pasokan bahan bakar Electronic Control Fuel Injection
(ECFI). Sementara suspensi belakangnya mengadopsi model dual link independent.
Di eranya Cakra sempat menjadi satu-satunya sedan 1.500 cc bertransmisi otomatis.

1999-2001: Pasca reformasi, nama Bimantara Cakra hilang dan berganti Hyundai Accent GLS yang peredarannya ditangani oleh PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI). Tetap menggunakan tipe mesin yang sama dari sebelumnya, hanya sistem pasokan bahan
bakarnya telah mengusung Electronic Multipoint Injection (MPI). Dari segi bentuk tidak perubahan signifikan yakni profil membulat termasuk kompartemen kabin tetap sama. Perbedaan cirinya terlihat di lampu depan belakang dan desain bumper lebih agresif.
Model facelift ini, juga telah dilengkapi lampu kabut. Pada generasi juga ada varian Lainnya yakni GLatau lebih dikenal dengan Hyundai Excel. Varian ini banyak digunakan untuk taksi. Karena digunakan untuk taksi, suspensi Excel ditambah untuk memperkuat konstruksi kaki-kakinya.
Akhir 2001- 2003: Pembahan besar terjadi pada keluarga Hyundai Accent dengan munculnya Verna di penghujung 2001.Tampilan benar-benar beda. Bodi serba kotak dengan sudut lancip, lebih aerodinamis sekaligus meninggalkan kesan membulat yang ada di Accent sebelumnya. Namun mesin tetap mengadopsi 1.500 cc MPI 4 silinder 12 valve. Selain melansirVema GLS, Hyundai juga menelurkan versi murahnya yakni versi G.Vadan ini tak dilengkapi powerwindow, tuas pembuka bagasi dari dalam kabin dan pelek alloy. Varian lainnya yakni Verna Sporty.Tampilan sport terlihat pada setir, jok kulit dan pelek alloy 16 inch.

2004: NewAccent Vema merupakan varian teranyar setelah Verna dengan tampilan luar cukup manis dan dinamis. Jeroan mesin tidak ada perubahan yakni 1.500 cc MPI SOHC. Masuk ke dalam Anda disambut panel instrumen cukup lengkap dan ergonomis. Kelebihan New Accent dibanding dengan rival lain di kelasnya yakni hadirnya on-board computerdi dasbor. Hal ini memudahkan Anda melakukan pengecekan, terutama soal konsumsi bahan bakar.

Hal yang harus diperhatikan :
1.Bodi
Secara umum bodi Hyundai Accent tidak memiliki masalah.Artinya sepanjang tak utak-atik bentuknya, bisa dijamin bodi terpelihara baik. Berhubung Accent merupakan salah satu mobil yang sering dimodifikasi Anda perlu melakukan pemeriksaan. Caranya dengan melihat lapisan cat di bibir sepatbor dan perhatikan apakah bagian ini telah berubah bentuk. Bila ya, mobil ini pernah dimodifikasi dan berarti bagian ini cukup rentan terhadap karat.

2. Suspensi
Kaki-kaki Cakra hinggaVema mengadopsi sistem Suspensi lama. Suspensi depan menggunakan independent MacPherson strut dan dual link independent di belakang dengan per spiral dan batang stabilizer anti-roll. Bila mobil telah berumur, kelemahan bagian ini Makin kentara. Suspensinya terasa ringkih saat melaju dan berimbas ke bantingan. Makanya, bagian ini mesti diperhatikan saat Anda memutuskan ingin membeli Accent

3. Mesin
Basis mesin yang sama diadopsi oleh semua generasi Accent. Secara pertorma, bagian ini tak mengecewakan alias bandel saat beraksi. Meski terkadang gejala ngelitik (knocking) mendera. Sedang lainnya, mesti yang diperhatikan bila mendengar bunyi-bunyi aneh
dari mesin dan pastikan asal bunyi tersebut.

4. Transmisi
Anda mesti melakukan testdrive guna mengetahui kerja transmisinya. Maklum terkadang ada gejala perpindahan gigi kurang halus dan suara mendecit saat pengereman, terutama saat jalan menurun.Perhatikan transmission assy. untuk mengoptimalkannya.

Sumber : Autobild edisi 59

5 comments:

Anonymous,  26 July 2012 at 19:44  

ok bro thanks berat nich

Anonymous,  9 October 2014 at 00:26  

mana panduannya? itu kan cuman historinya aja.. o_O?!

Dehan 6 February 2016 at 02:45  

Bandel gimana maksudnya?

Dehan 6 February 2016 at 02:45  
This comment has been removed by the author.

Post a Comment

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP