Powered by Blogger.

Saturday, 30 May 2009

Merotasi ban mobil

Ban mobil merupakan salah satu komponen mobil yang sangat penting.Jika diibaratkan ban mobil merupakan alas kaki dan apabila ban ini tidak rata,bergelombang atau miring maka dapat dipastikan kenyamanan dan keselamatan pemakainya akan terganggu.

Ban bergelombang dan miring dapat disebabkan oleh berbagai hal,diantaranya kondisi jalan yang jelek dan cara pengereman mobil yang tidak benar.Bisa juga disebabkan karena tekanan angin ban tidak sesuai dengan jenis dan ukuran ban serta beban kendaraan.

Karena itu pengecekan tekanan angin perlu dilakukan secara berkala,setidaknya seminggu sekali disaat udara dingin,mobil belum lama/jauh digunakan. Sebab,jika sudah menempuh jarak cukup jauh tekanan angin sudah mengembang.Tekanan angin yang terlalu tinggi sering menjadi salah satu penyebab pecah ban,terutama di jalan tol.

Data menyebutkan sekitar 30 persen kecelakaan di jalan rol disebabkan oleh gangguan pada komponen ban.
Selain mengecek tekanan angin,ada baiknya merotasi ban.
Ada anjuran rotasi (Pertukaran posisi ban) dilakukan setiap kali setelah kendaraan menempuh jarak 10 ribu km.

Sebelum merotasi ban sebaiknya cek dulu nilai ply ratingnya atau jenis dan struktur kembang ban.Sebab,meski merek dan ukuran bannya sama,tetapi kembang ban berbeda dalam setiap kali ada produk baru.
hindari rotasi silang jika komposisi keempat ban tidak sama.
Dianjurkan rotasi pada satu gardan, misalnya dari kiri kekanan kepada dua ban yang sama.Begitu juga di bagian belakang.

Sumber : poskota

0 comments:

Post a Comment

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP